TEMBUNG|TURNBACKHOAX.NET – SSB Turangga Ceta kembali telah menggelar laga ujicoba melawan SSB Mandiri di lapangan sepak bola PSDK Desa Kolam.
Pertandingan yang digelar pada Minggu (26/05/2024) pada pukul 10.00, akan mempertandingkan dua kelompok usia kelahiran 2002 dan 2013 dari masing-masing SSB.
Pelatih SSB Turangga Ceta, Bariadi mengungkapkan, laga uji coba ini merupakan program SSB guna mempersiapkan usia remaja untuk menjadi pemain profesional di masa depan.
“Maka dari itu untuk menjadi pemain sepak bola di masa depan tidak cukup latihan satu minggu sekali atau dengan minim kompetisi, mereka harus terpenuhi kebutuhan latihannya serta jadwal dari pertandingan minimal 30 pertandingan dalam kurun waktu satu tahun itu harus terpenuhi,” kata Bariadi saat ditemui di pinggir lapangan sepakbola PSDK Desa Kolam
Selain itu Bariadi juga menyoroti kompetisi digelar, di Desa Kolam khususnya pada kategori usia muda agar para anak-anak tidak terjerat dalam narkoba dan kenakalan remaja nantinya.
“Ada pun kompetisi rutin anak-anak yang terpilih artinya terpilih dalam mewakili kota ataupun kabupaten, lalu bagaimana anak-anak yang belum berkesempatan masuk tim di kota ataupun kabupaten. Sedangkan disini kita tujuannya ingin memperbanyak pemain yang berbakat yang siap kedepannya, untuk menjadi pemain sepak bola profesional,” jelasnya.
Dengan ada uji coba antara SSB Turangga Ceta melawan SSB Mandiri, diharapkan dapat memicu adanya kompetisi yang digelar secara rutin untuk anak-anak usia muda ataupun remaja.
“Maka dari itu harapan kami untuk PSSI provinsi maupun kota ataupun kabupaten, diharapkan kedepannya bisa mengadakan kompetisi di wilayah masing-masing agar kompetisi usia muda dan remaja itu terpenuhi. Karena kalau kita mengharapkan event nasional hanya anak-anak yang terpilih saja, dan itu pun eventnya lama sekali nunggunya,” ungkap Bariadi
Lebih lanjut Bariadi mengatakan pertandingan uji coba telah digelar, dengan menggunakan sistem yang sama dengan pertandingan resmi.
“Maka dari itu dengan uji coba saat ini kita buat layaknya seperti pertandingan resmi, lalu kita harapkan ini rutin agar memenuhi kebutuhan 30 kali pertandingan wajib usia remaja dalam kurun waktu satu tahun,” ungkapnya.(Red)













